Sabtu, 15 September 2012

pahlawan kesiangan


Kami lakukan semua yang bathil demi yang menunggu dirumah.
Demi yang berharap kami pulang sia-sia.

Kami disini.
Tidur beralas tanah beratap langit
perut bosan menahan lapar.
Mata lelah berlinang.

Tahukah anda arti keadilan?
Kami Menuntut makna tangan mengepal dan kaki yang dihentakkan.

Cuap-cuaplah dengan ganas!
Ungkap keparat yang jadi aparat.
Diantara tangan yang sembunyi dibawah meja.

Jadilah pahlawan kesiangan
Diantara puluhan tikus yang menggerogoti gagahnya sayap garuda.

Deklarasikan kejujuran
Tepuk genderang membahana
Yang bakar semangat pemuda

Lupakan kedip mata.
Abaikan peran tanpa cela.
Untuk yang buta rasa
Untuk yang murka akan harta

kembalikan masa jaya kami


Bagaikan garuda yang bebas terbang
Kami rasakan buncahnya sanjungan
Mencecap manisnya emas

Garuda yang gagah itu
Menjelma buta

Sejak jaman hapuskan usia
Matahari singsingkan cahayanya
Tak terasa
Senja menjelma gelap lalu musnah

Sejak king tak bicara
Anak ajaib itu bela negri kincir angin

Tak ada harapan di masa depan
Ubahnya emas jadi arang

Kicauan itu jadi realita
Lumbung padi susun strategi
Negri sakura perkokoh kekuatan
Tembok cina jadi juara

Tuhan
Kembalikan masa jaya kami
Dimana lagu itu dikumandangkan
Sang saka berkibar disana

Karena hanya dengan ini.
Jasa kami dihargai

Meski kini
Sang garuda hanya berotasi
Berjalan lirih
Tapi pasti

ini tugas bi dan direvisi sedemikian khusus 
untuk dhiki dan mimpinya :)

haruskah kusebut namanya?

Sosok yang takkan pernah habis kuulas.
Saat namanya diucap,
Saraf tubuhku tak bekerja normal.
Otakku beku.
Lidahku kelu.
Badanku ngilu

Siluet nyata yang menjeratku lewat tatapannya.
Menjebakku tiap sentuhannya.
Mengguratkan lengkung merona lewat gema suaranya.

Aku gemar bergerilya memahami lekuk wajahnya
Tak terlalu sempurna
Tapi keindahanya kentara

Tahukah kamu siapa aku?
Mati rasa yang kamu ajarkan asmara.
Yang kamu tuntun pulang
Lalu menemukan belahan jiwa

Belahan jiwa yang tak pernah absen kurapal namanya pada tuhan.
Sosok yang menjatuhcintakkanku dengan cara kelewat sederhana.
Haruskah kusebut namanya?

just sayin'

jadi.. to the point ajadeh. ini kan blog yang buat seru-seruan jadi buat yang pada bilang didunia nyata "banyak banget tulisannya, jadi males baca" yaudah gak usah dibaca, gitu aja repot. gak lo baca ya bukan masalah juga buat gue. gak dikasih uang juga ha ha. dan buat yang udah baca, atau pernah baca, beneran sdeh gue sangat berterimakasih sama kalian yang udah ngepoin blog gue, udah dengan sabar baca blog yang banyak tulisannya dan acak-acakkan gini. massive thank you for all of you guys wqwq.
inget! i write what i want to write not what you want to read.