Aku sedang termangu
Meratap tiap masalahku..
Dijeratnya nalarku jauh..
Hingga aku lelah
Hingga air mukaku berubah
Ku hembuskan nafas
Tapi tak terasa bebas
Semakin lambat
Semakin berat
Tuhan mengujiku terlalu parah
Tenggelam pada hal yang tak cukup aku mengerti
Terbungkam aku oleh sepi
Narasi tak cukup ungkap arti
Katakan padaku!haruskah ada air mata lagi?
Sabtu, 24 November 2012
cari bahagiamu sendiri!
Kamu itu
masalalu
Kamu jerumuskan aku dalam bimbang
agar aku menimbang-nimbang
Biasakan aku untuk tetap teguh pendirian.
Tenang, aku takkan memilihmu lagi.
Kamu ini aneh!
Tatkala aku coba tahan kamu agar tak lalu
Kamu malah berlari sembari lupakan aku
Tetapi, waktu bergulir.
Aku sudah tak inginkan kamu
Lalu untuk apa kamu berbalik?
Permainkan aku lagi?
Aku bukan wayang yang bisa kamu atur jalan ceritanya.
Bukan mainan yang kamu mainkan kala bosan.
Lupakan aku! Pergi dan cari bahagiamu sendiri.
Tak usah temui aku,
aku ingin bebas tanpa bayangmu.
Kamu jerumuskan aku dalam bimbang
agar aku menimbang-nimbang
Biasakan aku untuk tetap teguh pendirian.
Tenang, aku takkan memilihmu lagi.
Kamu ini aneh!
Tatkala aku coba tahan kamu agar tak lalu
Kamu malah berlari sembari lupakan aku
Tetapi, waktu bergulir.
Aku sudah tak inginkan kamu
Lalu untuk apa kamu berbalik?
Permainkan aku lagi?
Aku bukan wayang yang bisa kamu atur jalan ceritanya.
Bukan mainan yang kamu mainkan kala bosan.
Lupakan aku! Pergi dan cari bahagiamu sendiri.
Tak usah temui aku,
aku ingin bebas tanpa bayangmu.
arti mentari untuk awan :)
Sesapan teh
tak sehangat rengkuhmu.
Nyamanya tak mampu gantikan genggamanmu.
Lelucon manapun takkan tandingi tawaku karenamu
awan yang menghitam tak ubahnya aku
Lalu, dimana mentariku?
Mentariku..
Yang kau rasa..
Adalah dingin kesepian..
Dingin menggigil yang gerogotimu perlahan..
Yang kau lihat kini..
Adalah mendung yang gagal membendung
siap tumpahkan hujannya.
Yang kau dengar..
Adalah alunan musik berbisik
Sayup-sayup kau dengar ia merasuk..
Menyayat rusukmu..
Diantara rintik hujan menyentuh senja
Diantara tanah basah dan cerita sekelilingnya.
Katakan padaku bahwa mentari masih terbit lantas terangi pagi
Berjanjilah bahwa kau,
tak lantas tinggalkan aku lagi
Nyamanya tak mampu gantikan genggamanmu.
Lelucon manapun takkan tandingi tawaku karenamu
awan yang menghitam tak ubahnya aku
Lalu, dimana mentariku?
Mentariku..
Yang kau rasa..
Adalah dingin kesepian..
Dingin menggigil yang gerogotimu perlahan..
Yang kau lihat kini..
Adalah mendung yang gagal membendung
siap tumpahkan hujannya.
Yang kau dengar..
Adalah alunan musik berbisik
Sayup-sayup kau dengar ia merasuk..
Menyayat rusukmu..
Diantara rintik hujan menyentuh senja
Diantara tanah basah dan cerita sekelilingnya.
Katakan padaku bahwa mentari masih terbit lantas terangi pagi
Berjanjilah bahwa kau,
tak lantas tinggalkan aku lagi
Minggu, 04 November 2012
4 nov?hampir lupa..
cuma mau say thanks aja buat yang udah yang ngucapin atau ngasih surprise ini itu wqwq bener-bener gak nyangka bgt huuuuuftttt.
semua barang-barang yang udah kelupa-- dibeliin semua, emang dasarnya pelupa sih guenya *ahelah
makasih alif yang udah ngasih boneka teddy yang unyu maksimal bisa buat anget-anget kalau lagi dingin wqwq :p
makasih iffa, ninda yang berjauhan tapi tetep keep in touch sama temenmu yang menjengkelkan ini :'3
makasih kadonya ya buat semua yang ngado. mama, mas, alif, anak-anak asw, mas tanto dan banyaak! gabisa nyebutin :)) bagus-bagus semua such an amazing birthday I've ever had :)
sekali lagi, selamat ulang tahun! dhea :)
Langganan:
Postingan (Atom)







