Jumat, 31 Agustus 2012

antara kamu dan kamu


puisi ini sebenernya gak sengaja kebuat hehe gara-gara ninda yang minta sih. 
tapi maaf ya nin ada yang dirubah :')

Aku berdiri menundukan kepala
Berkutat dengan pikiranku sendiri
Diantara kalian yang menyusun puing-puing keberanian
diatas jajaran ketidakpastian.

Berfikir keras hingga tak tertebak air mukanya.
Berdebat dalam diam.
Tak  bersuara tetapi seakan menyiratkan makna.
Dalam, tak terjamah indra.
Hembuskan nafas menderu tak mau kalah
Saling bertatapan. Seakan menegaskan.
Siapa pemilik mutlaknya dan siapa yang tak boleh menyentuhnya setitikpun.

Tatapan kalian beralih
Terpaku padaku.

Ku hela nafas. Sekali, dua kali.
Berusaha mengangkat kepala
Lalu menunduk.
Menimbang-nimbang,

siapa yang membuat aku tak bisa hidup tanpa kehadirannya?
Yang membuatku menangis lalu memaafkan?
Yang membuatku menahan haru karena rindu?
Yang membuatku tersenyum meski tak ingin?

Aku benci ini.
Terombang-ambing
Antara kamu dan kamu

Ajari aku memilih!
Mana yang iba dan cinta
Mana yang beban dan suka

Dipaksa sedemikianpun, aku hanya dijatah satu.
Satu hati yang akan rela menolak seribu lelaki demi kamu.
Kamu yang kelak kupilih.

dan Maafkan aku.. yang tak terpilih.
Atas ucapan yang kau salah artikan
Atas lara yang kuperbuat, hingga mencabikmu terlalu keji.

Diakhir cerita aku akan keluar dari apa yang kita sebut pilihan.
lalu memilih mana yang diyakini.
menjalaninya tanpa pamrih.
Meninggalkan hal membingungkan dan mulai merasakan... Cinta?


"Suarakan dengan lantang dan ajari aku rasa agar tak sulit meraba. agar tak tersesat dan segera pulang karena aku buta dalam gelap, tanpamu. cahayaku.."

hal yang tak sempat aku katakan

fyi aku sudah biasa mengalami penolakan hanya  saja penolakan dari seseorang yang aku anggap dekat membuatnya terasa aneh. harusnya sekarang aku bahagia karena tak ada hal lain lagi yang membuat segalanya rumit. tapi aku tetaplah menusia berhati yang tak seutuhnya bahagia jika ada yang menderita apalagi karenaku.
keputusan sudah dibuat apapun resikonya, aku akan berusaha untuk selalu mempertahankan keputusanku.
sudah lumayan lama bagi penunggu jawaban untuk was-was. siapa yang kalah atau yang menang hingga akhirnya aku keluar dari belenggu kegalauan. memilih yang pasti setelah menimbang-nimbang sejak lama. meskipun pada akhirnya ada seseorang yang secara terang aku sakiti.
andai kamu membaca ini, ini seluruhnya untukmu. bukan untuk  menggarami luka atau mengungkit kita yang hampir jadi masa lalu kini. 
entah aku saja yang berlebihan atau apa, aku sangat berfikiran jika kamu dulunya pasti ingin kuulas dalam postingan-postingan unyu dan tak penting ini kan?lalu suatu saat nanti aku akan membuat sesuatu posting tentang betapa manisnya kita. sebut saja aku bermimpi. tak masalah.
jika kamu sudah tak sudi menyapaku dalam rangkaian pesan panjang. izinkanlah aku menyalurkannya lewat ini.
seperti spekulasiku, ku kira cinta memang datang karena terbiasa. nyatanya semua tak melulu tentang seberapa kita bersama tetapi tentang seberapa banyak kita melengkapi, mengisi setiap waktu yang dilalui bersama itu.
maaf aku terlalu berkata muluk hingga kamu salah artikan. aku hanya ingin melihat seseorang bahagia karenaku. ternyata aku tak sehebat itu. aku malah melukai seseorang yang pantas dicintai secara lebih, seseorang yang istimewa layaknya kamu.
yang aku tau, ketika bersamamu kadang aku nyaman, kadang aku merasa dingin, kaku tak tertebak. suasana terlalu campur aduk. hingga bingung mendefinisikannya menjadi bahagia atau sedih
ada kata bosan di jeda diam panjang percakapan kita
ada kata  memaksa diantara lengkungan senyum yang kamu lihat padaku.
dan yap. aku sudah memilih melepas beban yang sebenarnya sama-sama kita pikul. yang aku yakin kamu juga akan melepasnya.
seandainya aku meneruskan ini, bahagiakah kamu?karena ada jarak panjang antara kita yang tak terpenuhi?bergonta ganti topeng semauku untukmu?kita terlampau tak cocok kurasa.
aku tau, kamu sangat pengertian tentangku, menyruhku melupakanmu dalam sekejap sedangkan kamu?berpura-pura bahagia?
jika aku bahagia. harusnya kamu juga bear. kamu tak selamanya hidup dimasa lalu. tak selamanya harus menyerah melupakan sebelum mencoba.  wanita baik untuk lelaki baik kan?berarti aku tak cukup baik untukmu:) percayalah..
terimakasih untuk segala penantian dan sabarmu untukku.



Sabtu, 11 Agustus 2012

dongeng duka si pengagum rahasia


Sebenarnya aku menulis ini karena kekurangan media untuk di dongengi.
Masih topik dan alur yang sama. Aku sebagai pengagum rahasia, dan dia yang sudah memilih tuan putri yang lain -dia juga sepertinya takkan pernah memilih aku- wanita aneh, yang tak seanggun tuan putrinya kini. Jangan tanya perasaanku gimana, semua yang merasakannya juga pilu. Untung saja aku pandai menyembunyikan, tak terlalu kentara jadinya. 

Aku takut... Jika saja dia tau, dan malah merasa terganggu lalu menjauh.. Sungguh aku hanya ingin sama dipandang olehnya -meski dalam konteks teman- daripada dipandang sebagai penghancur harinya.
Aku memang terlalu muluk. Berkeinginan bersanding dengannya Padahal?ya aku sudah tau jawabannya. Tak usah diulang-ulang sampai aku muak.
Entah setan apa yang membuatku menuliskan hal-hal tak penting dan membingungkan ini. Aku hanya bingung ingin berbagi pada siapa karena nyatanya, tak ada yang persis mengalami hal ini layaknya aku. Seharusnya halhal seperti ini tak perlu dipersulit -kata otak-, tapi hati terlalu berkhianat. Sial.
Bagiku, tak perlu banyak waktu untuk melupakan. Tapi entah yang ini terlalu mengendap dan berdiam diri lalu mendiami relung hati yang lama tak terisi .
Dan aku mulai bertanya "berapa banyak aku melontar kata 'entah' saat ini" banyak hal yang tak ku ketahui tentang rasaku sendiri, terlalu absurd?
Jika kamu tau siapa dia, tolong tanyakan ke beberapa wanita. Apa yang membuat dia banyak di kagumi, dan hingga aku segila ini memuja sosoknya?dia kharismatik.
Dan untukmu! Tuan putrinya kini, percayalah kamu sangat beruntung :) dia sepertinya rela berkorban apapun untukmu, aku merasakannya, karena aku mengerti. Jangan sia-sia kan cintanya yang tulus itu tuan putri... Sebenarnya aku ingin ditempatmu tapi aku tau aku tak pantas :)
Aku sudah belajar cara membersihkan kerak-kerak kenangan terbungkus selimut pertemanan itu, aku sudah belajar melepaskan angan yang ku genggam secara brutal dulu. Mulai mengkosongkan hati dan membiasakan indraku agar tak segera reflek menoleh dan mengikuti sosokmu melalui ekor mata ketika melihat kamu lalu.
Aku merubah hati dan arah akhirnya.
Cukup segini saja dongengnya, aku mulai ngilu membacanya. Akhir kata.
Berbahagialah kalian berdua, aku ikut merasakannya :)

ingat, ini hanya opini kawan!


Selamat malam kawan-kawan, gue disini mau cur...... Oke. Gak curhat, gajadi-_- mau... Apa ya namanya gue aja bingung. Mau mengemukakan pendapat ajasih kaya di pasal 28 UUD 1945. Gue lebih memilih nulis posting ini daripada belajar, setan memang. Topik yang bakal gue usung kali ini adalah "senioritas" dan "bullying". Sebagai layaknya senior, gue. Gak terlalu memikirkan tingkah adek kelas -ralat: memikirkan sedikit ajasih-.
Menurut opini gue, -opini gue lohya..... Yang gak setuju ya sebodo amat itu mah urusan lo- orang yang membully adalah orang yang dulunya pernah di bully! Semacam balas dendam, meneruskan putaran hidup aja. Seperti orang yang dulunya menderita sekarang harus bahagia atau sebaliknya. Tapi cara mereka salah mamen, itu malah keliatan kayak...kurang perhatian, kurang kerjaan, hidupnya tidak lebih indah dari orang yang dibully .
Gue tau rasanya di bully, di labrak meskipun gue cuek ajasih, gak berniat membalas karena gue tau setiap manusia punya salah, setiap perlakuan ada balesannya. mungkin kesalahan gue terlalu ngena  dihatinya sampe dia berbuat se anarkis itu #eee. Ke-sensitifan orang kan berbeda-beda. tuhan selalu bersama orang yang sabar. oke gak sih?elah-_- abaikan.
Menurut penelitian yang gue bener-bener 'rasa' dan tau. Mereka yang dendam hidupnya gabakal seratus persen bahagia. Apa enaknya sih bahagia diatas penderitaan orang?hidupnya gabakal utuh karena dikejar-kejar karma dan ketakutan yang mereka buat sendiri. Dan yap. Balasan tuhan selalu ada. Sooner or later. Gamau cerita yang kejadian aslinya gimana sih intinya sama kayak gitu.
Apa salahnya sih memaafkan orang?masalah lo lupa apa gak sama kesalahan mereka, itu urusan lo karena emang memori di otak gabisa ke hapus dengan cara klik delete.
Agama islam juga mengajarkan orang yang marahan cuma boleh sampe 3 hari kan?
Semua akan berubah indah ketika kalian mulai memaafkan, percayalah.

Balik lagi ke senioritas. Hei apa yang kalian cari sih sebenernya?agar di hormati?kalau cara kalian dengan ngebully, yang ada kalian di takuti, bukan di hormati. adek kelas salah dikit, di bully. kakak kelas salah banyak?diemin aja, takut di bully balik.
Mungkin kalian merasa lebih tinggi dari junior?salah. Yang kecil belum tentu pengetahuannya juga kecil dan salah. Bukan gue ngebela, gue netral. ingat, ini cuma opini. Selagi mereka gak ganggu dan ngerugiin kalian, stay cool mamen. Buat apa sih ngebully?buang-buang tenaga. Kalau kalian merasa "terganggu" ya jangan dihiraukan, cuek aja. Dia berkata atau bersikap bukan untuk konsumsi kalian, tapi untuk kemauan dia.
Awal menjadi senior, gue juga sempet berpikiran kayak kalian "nikmatin masa senioritas dengan melabrak adek kelas". Akhirnya gue mikir, "eh iya ya, mungkin gue terlalu sensi, masalah kecil aja di besar-besar in. Gapenting" itu juga menunjukan kalau kita gak dewasa banget. kalau adek kelas keterlaluan ya ingetin, kalau gak bisa, ya biarin. anggep aja mereka buta peraturan dan norma asusila.
Terserah junior melakukan apa, bikin genk, roknya sepaha, atau kerudungan pake poni. TERSERAH! Asal gak mengganggu ketentraman dunia, ya biarin aja. 
fyi, kalau mau terhindar dari labrakan kakak kelas, kalian masih dianggap baru, jangan mau eksis2an dulu dan keterlaluan dalam bersikap, belum waktunya.-pelajaran setelah mos 2tahun yang lalu-
Think twice. Jangan terlalu sensian, jangan terlalu lebay. Saling menghargai ajasih. Semua bebas beropini.

Apabila ada salah kata, gue minta maaf.
Sekian, gue undur diri. yang tidak setuju dan se-iya silahkan gausah baca ni post :) take it easy dear.
Bye...
see you on next post!


Sabtu, 04 Agustus 2012

ramadhan datang lagi!

haiiiii! ciyee gue balik ciyeee hakhakhak. dari kemaren belom sempet posting yang lain selain puisi galau-_- ya......selain karena memang galau ya karena masih gak ada petualangan seru yang ngocol atau yang menarik buat di posting aja geeetooh #alay.
nah berhubung sekarang udah puasaan. pertama-tama, gue mau ngucapin selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang ngejalanin. kedua, maafin gue ya kalau ada salah kata atau salah tingkah atau salah gaul atau salah apa ajadeh maafin pokokya :')))). ketiga, buat lo lo pada yang menunaikan puasa dan diajak kanan kiri acara buber, siapkan uang banyak, atau pulang duluan biar gak diajak patungan #okesip #setan. keempat, saatnya gue posting apa aja yang terjadi waktu bulan puasa kali ini.
menurut gue, puasaan kali ini berasa bener-bener biasa aja. nothing special. emang sudah biasanya nahan makan dirumah gara-gara gak ada makanan, ya jadilah gue biasa aja waktu puasa-_-
sahur-sekolah-tidur-les-buka-teraweh dan sebagainya. teraweh aja jarang-_-
dan kemaren, gue ditanyain seseorang...
ya, memang benar. acara disekolah selain mainan uno, paling ya ceblek nyamuk sampe tangan sakit semua.
puasa membuat manusia-manusia semakin malas, kadang gurunya niat, muridnya males gak ngedengerin pelajaran?buat apa, ya kan?kadang muridnya udah niat, gurunya malah males, ganiat ngajar, muridnya jadi males. ahelaaaaaaah. mending mainan uno ya kan? *inisesat*

taun ini juga adalah ponram terakhir, dan anak-anak udah niat untuk mengabadikan moment-moment yang terakhir dan unyu munyu ini. yang lucu dari ponram sih, cuma saat teraweh aja. karena asal kalian tau, teraweh di spensa ini bener-bener se abad. mungkin setelah teraweh, lo udah mau sidang skripsi, udah gendong anak atau malah udah mau punya cucu (?) karena bener-bener lama. seperti puasa yang menahan hawa nafsu, sholat teraweh kali ini juga menahan nafsu. nafsu untuk kentut, nafsu untuk kabur, untuk kipas-kipas dan nafsu untuk bercanda saking lamanya. akhir kata. inilah beberapa foto ponram terakhir :')












CB tanpa iffa :')



soloist 92 B)

mau buka nih wqwq 
see you on next post!

"....bahkan aku yang benar-benar mencintainya sama sekali tak terlihat oleh mata dan hatinya." - dwitasari
"Semua jadi begitu rumit ketika aku mulai mencintainya, dan lebih pelik lagi ketika tahu ia sama sekali tidak merasakan apa yang kurasa. " - dwitasari
"Apa yang lebih tulus, dari menunggu seseorang, diam-diam, walau kau tahu dia tak pernah mengarahkan pandangannya padamu?" -dwitasari
"jangan! jangan melihatku seperti itu, nanti aku jatuh cinta."

Takkan Hilang



Termenung aku dalam menunggu.
Ditemani hembusan angin menyentuh ujung hidung.
Kamu di sebelahku bisu
Tak melontar ucap
Hanya diam.

Aku rasa derap kakimu menjauh
Berkumpul bersama teman-temanmu
Berjibaku dengan keramaian.
Ah biarkan, apa peduliku, itu urusanmu
Aku lantas urungkan niat untuk menoleh,
Untuk apa?
untuk membiarkanku terlalu kagum akan sosokmu itu?
Cukup kamu didekatku, rasanya sudah nyaman.

Ada yang berbeda, aku mematung sesaat.
Sosokmu lenyap.
Aku mulai mereka-reka dimana keberadaanmu
Raut khawatir ku gurat sengaja
Ah aku kehilangan sosokmu nyatanya.

Dan tanpa sadar ada yang menyambarku
ah bukan.bukan petir.
seperti sengatan listrik, yang menggelikan tapi kunikmati.
Senyummu! Iya, kamu yang tersenyum.
Mengarah pada...oh tidak, bukan untukku pasti.
Imajinasiku terlalu tinggi.
Apa alarm pagiku tidak berbunyi?aku terlalu sibuk bermimpi.

Aku lega.
kamu tak hilang rupanya.
Aku harusnya tak usah cemas.
Meski kamu hilang dalam tatap,
aku bisa pastikan, kamu tak hilang dalam  ingatanku. Doaku. Atau rasaku.
Ingatlah! Aku mengagumimu tanpa putus.

Tak terasa waktu menungguku habis, saatnya pergi.
Sampai jumpa lagi, kamu.
Jangan lupa tersenyum, itu semangatku.