Rabu, 24 Oktober 2012

ini semua ulahmu!

Hai jalang!
Tak kunjung taukah kamu jika aku membencimu?
Apa masih ambigu?
Tak terlalu kentara, begitu?
Haruskah kujelaskan satu-satu dari sekian yang kau lakukan?
Terlalu rumit,terlalu gamblang
Nanti hati bobrokmu kesakitan.
Tenang, jalang.. Aku masih punya rasa kasihan.

Bawa saja seribu serdadu
Bius aku dalam aroma busukmu
Tak perlu kau sorot aku melalui mata pisaumu.

Aku lelah berada pada perselisihan 
Aku lelah pada setiap air mataku yang jadi bahan candaan.
Aku lelah pada setiap diamku yang tak kau hiraukan

Katamu kita teman
Lalu.. Coba jelaskan tentang tertawa diatas penderitaan!
Lalu setiap kesedihanmu, semua orang harus ikut merasakan?
Perlahan kau menjelma layaknya malam memakan petang
Melebur cahaya dalam keremangan
Iya, ulahmu jalang! Sang perusak kebahagiaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar