Sabtu, 24 November 2012

arti mentari untuk awan :)

Sesapan teh tak sehangat rengkuhmu.
Nyamanya tak mampu gantikan genggamanmu.
Lelucon manapun takkan tandingi tawaku karenamu

awan yang menghitam tak ubahnya aku
Lalu, dimana mentariku?

Mentariku..
Yang kau rasa..
Adalah dingin kesepian..
Dingin menggigil yang gerogotimu perlahan..

Yang kau lihat kini..
Adalah mendung yang gagal membendung
siap tumpahkan hujannya.

Yang kau dengar..
Adalah alunan musik berbisik
Sayup-sayup kau dengar ia merasuk..
Menyayat rusukmu..

Diantara rintik hujan menyentuh senja
Diantara tanah basah dan cerita sekelilingnya.
Katakan padaku bahwa mentari masih terbit lantas terangi pagi
Berjanjilah bahwa kau,
tak lantas tinggalkan aku lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar