Sudah lama aku mengenal, tapi tak kunjung tau.
Sudah lama aku menyentuh, tapi tak merasakan.
sudah lama aku hanya mengawang-awang tak pasti.
Lama sekali.
Aku dan kamu saling menyapa.
Berkirim kabar.
Bertanya hal-hal kecil.
Tapi sayangnya, aku tak pernah sadar ada yang janggal.
Tak pernah sadar bahwa kita tak bisa genap.
Ada celah kecil tertutup tak terjamah, sangat rahasia.
Lama sekali.
Semenjak perpisahan kita, aku anggap kamu berubah.
Nyatanya?hanya seberkas ilusi tak nyata.
Keinginan yang
terlalu menggebu.
Apa memang profesimu mempermainkan hati?
Apa memang hobimu menyakiti?
Apa memang kebahagiaanmu, melihat seseorang menderita?
Sudah lama, aku terbuai kata yang tak kunjung terealisasi
Sudah lama, aku terkurung dalam kenangan tak kunjung pendar.
Sudah lama, doa merapalkan namamu, aksara penuh lara. untuk
berubah.
Biarkanlah burung kecil itu terbang jika kamu tak ingin memeliharanya.
Lepaskan boneka kecilmu bermain-main.
Jangan cegah mereka untuk tertawa jika kamu hanya
mengguratkan duka.
Bangunkan mereka dari mimpi yang kamu hembuskan.
Meniadakan sesenggukan tetes air malam kemarin , hanya bahagia dirasa akhirnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar