Sabtu, 21 Juli 2012

Jalan Memilikinya


Tuhan, aku kalah langkah lagi.
Seseorang disana lebih cepat dariku.
Aku sekarang sedang meratapi, terisak, tertatih.
Aku kehilangan sebelum memiliki.

Tuhan, apa engkau masih memilah-milah seorang terbaik untukku?
Aku selalu dipermainkan.
Aku selalu tak menemukan jalan untuk tujuanku.
Aku dihukum telak dewa cinta untuk tak dijinkan memilikinya.
Aku dikurung dalam kesendirian tanpa celah. Tak terjamah.

Selalu buncah karena getaran cinta,
Selalu sabar bergerilya melihat sosoknya,
Selalu menahannya sendiri pada akhirnya, karena cinta itu tak bertaut diujung sana.

Iya, mungkin belum saatnya engkau menemukan jalanku dan jalannya, lalu menjadikannya satu
Tapi kapan tuhan?
Aku mulai putus asa, aku jera oleh harapan yang terlalu mengawang.
Aku terlalu lama hidup dalam ilusi. Terlalu abu-abu.
Berikan jawabanmu tuhan, pintaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar